Definition List

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. - Pramoedya Ananta Toer

Destinasi Wisata Kota Pangkal Pinang

Kota Pangkal Pinang merupakan ibukota Provinsi Bangka Belitung. Kota ini dapat ditempuh melalui perjalanan darat (menyeberangi laut) maupun perjalanan udara. Kali ini saya berangkat dari Kota Palembang menggunakan moda transportasi udara. Penerbangan langsung Kota Palembang menuju Pangkal Pinang memakan waktu kurang lebih 30 menit. Untuk saat ini maskapai yang menyediakan penerbangan Palembang-Pangkal Pinang hanya Lion Group dan dalam kondisi normal hanya terdapat satu penerbangan per hari. Sesampainya di Bandara Depati Amir (Pangkal Pinang), kita dapat menggunakan transportasi taksi resmi di bandara, seperti Bluebird, Grab, dan taksi resmi lainnya. Hal pertama yang membuat saya kagum ketika menginjakkan kaki di Kota Pangkal Pinang adalah kerapihan tata kotanya. Tidak terdapat macet yang berarti, serta jalanan (aspal) yang pada umumnya dalam kondisi baik. Selain itu, cara berkendara warga Pangkal Pinang juga pada umumnya sangat rapi, seperti menaati lampu lalu lintas, jarang terdengar suara klakson, mengikuti marka jalan, dan lain sebagainya. Saya kagum dengan hal tersebut dikarenakan perbandingannya dengan beberapa kota yang berkesempatan saya kunjungi di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Semoga keadaan-keadaan baik tersebut dapat dipertahankan di Pangkal Pinang. Berikut beberapa destinasi wisata yang saya kunjungi di Kota Pangkal Pinang.
  • Otak-otak
Otak-otak adalah makanan yang terbuat dari daging ikan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang. Saya berkesempatan mencoba makan otak-otak di Warung Otak-otak Ase. Di sini kita mengambil hidangan secara prasmanan dan terdapat berbagai jenis makanan olahan ikan selain otak-otak. Di sini kita dapat mencoba berbagai jenis bumbu tergantung selera kita. Untuk harganya rata-rata dikenakan Rp3.000/buah. Warung Otak-Otak Ase juga menyediakan berbagai macam oleh-oleh untuk wisatawan, misalnya otak-otak dalam bentuk frozen.



  • Lempah Kuning
Lempah Kuning merupakan makanan khas Kepulauan Bangka Belitung. Sesuai dengan namanya, hidangannya berupa masakan berwarna kuning. Lempah Kuning dapat dihidangkan dengan menggunakan berbagai jenis ikan, seperti bawal, tenggiri, kakap, dan lain sebagainya. Rempah-rempah yang digunakan menghasilkan paduan rasa asam dan pedas. Harga seporsi Lempah Kuning bergantung pada jenis dan ukuran ikan yang digunakan. Salah satu rumah makan yang sudah saya kunjungi adalah Lempah Kuning Muara. Di sini teman-teman akan diminta memilih ikan terlebih dahulu untuk selanjutnya memilih jenis olahan yang diinginkan. Nasi dan lalapan disediakan secara prasmanan untuk diambil konsumen secara mandiri.


  • Mie Koba
Konon katanya Mie Koba berasal dari daerah bernama Koba. Koba merupakan ibukota Kabupaten Bangka Tengah. Keunikan makanan ini adalah kuahnya yang dibuat dengan menggunakan kaldu ikan. Meskipun menggunakan kaldu ikan, tidak terasa aroma amis yang menusuk dari Mie Koba. Mie Koba akan terasa lebih nikmat jika dimakan bersama telur rebus. Salah satu Warung Mie Koba yang saya kunjungi adalah Mie Koba Iskandar.



  • Pantai Pasir Padi
Selain wisata kuliner, terdapat juga wisata pantai yang dapat traveler kunjungi jika ingin healing, yaitu Pantai Pasir Padi. Secara umum, pantai ini mirip dengan Pantai Panjang di Bengkulu yang pantainya terbentang panjang untuk dinikmati. Uniknya lagi, tiker masuk yang dikenakan untuk sepeda motor hanya Rp2.000 (dua ribu rupiah). Saya kagum dengan pemerintah dan warga Pangkal Pinang yang bersahabat dengan wisatawan. Di saat pantai di daerah lain banyak yang dijadikan lokasi pungli, pantai di Pangkal Pinang hanya mengenakan retribusi masuk sebesar Rp2.000. Bahkan, banyak tersedia toilet dan tempat bilas gratis di dalam areal Pantai Pasir Padi.
  • Pantai Tikus Emas
Selain Pantai Pasir Padi, terdapat juga wisata pantai lain bernama Pantai Tikus Emas. Untuk tiket masuk Pantai Tikus Emas dikenakan biaya Rp5.000/orang dan biaya parkir Rp2.000/motor. Fasilitas pada Pantai Tikus Emas sudah relatif lengkap, mulai dari kamar mandi/toilet, tempat makan, dan lainnya.




  • Seafood
Lokasi Kota Pangkal Pinang yang dekat dengan garis pantai menjadikan kota ini banyak tersedia aneka makanan laut. Traveler harus mencoba aneka makanan laut di sini sebab rasa daging seafood di Pangkal Pinang terasa manis karena kesegarannya. Saya berkesempatan mencoba olahan seafood di Restoran Seafood Mr. Adox. Untuk harga sesuai standar makanan seafood ala restoran.







Kunci keberhasilan yang sebenarnya

adalah konsistensi.
-B. J. Habibie-


Related Post:

No comments:

Post a Comment

1. Mohon cantumkan sumber jika mengutip artikel
2. Share jika bermanfaat
3. Kritik, saran, dan pertanyaan Saudara sangat saya harapkan