Definition List

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. - Pramoedya Ananta Toer

Faktor-Faktor Penyebab Fluktuatif Harga Saham

Secara umum, saham merupakan surat berharga yang dapat dibeli atau dijual oleh perorangan atau lembaga di pasar tempat surat tersebut diperjualbelikan. Banyak orang yang bergelut dalam jual beli saham, karena saham juga salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan oleh setiap kalangan dan merupakan salah satu investasi yang menjanjikan profit cukup banyak. 

Tidak cuma untuk para investornya, perusahaan yang menerbitkan saham juga diuntungkan karena mereka mendapatkan pendanaan jangka panjang yang bisa digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar. 

Harga saham pun beraneka ragam, tergantung perusahaannya masing-masing. Dari saham yang dimiliki, investor bisa mendapat keuntungan atau kerugian sesuai dengan besarnya saham yang mereka miliki. Naik turunnya harga saham adalah faktor utama yang menentukan apakah mereka bisa memperoleh keuntungan atau justru merugi. Faktor-faktor penyebab naik turunnya (fluktuatif) harga saham:

Faktor Internal

Informasi pendapatan perusahaan 

Sesuai dengan namanya, internal, faktor ini berasal dari dalam perusahaan penerbit saham. Naiknya laba bersih suatu perusahaan adalah faktor utama naiknya harga saham perusahaan tersebut. Naiknya laba ini biasanya terjadi ketika perusahaan melakukan ekspansi yang meningkatkan pendapatan perusahaan. Kenaikan ini biasanya akan segera disampaikan kepada para investor karena merupakan berita baik. 

Tapi sayangnya, jika ada informasi yang membuat harga saham perusahaan tersebut menurun nilainya, perusahaan yang kurang baik akan menutupi hal ini. Di sinilah akan terlihat mana perusahaan yang terpercaya dan mana yang tidak.

Perusahaan yang baik akan memberi informasi yang transparan agar para investornya tahu dan bisa menilai harga saham agar bisa segera menentukan keputusan atas saham perusahaan yang mereka miliki. dan perusahaan seperti inilah yang biasanya memiliki nilai saham yang lebih stabil dan aman berinvestasi saham.

Laba per lembar saham / Earning Per Share (EPS)

Seseorang yang melakukan investasi saham pada suatu perusahaan tentunya akan menerima laba atas saham yang dimilikinya tersebut. Semakin tinggi laba per lembar saham yang diberikan perusahaan akan memberikan pengembalian yang cukup baik. Hal ini menjadi salah satu yang mendorong investor berinvestasi lebih besar lagi yang pada akhirnya akan mendongkrak harga saham perusahaan menjadi lebih tinggi.

Jumlah Kas Dividen yang Diberikan

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Biasanya kebijakan atas laba yaitu sebagian dibagikan dalam bentuk dividen dan sebagian lagi disisihkan sebagai laba ditahan. Sebagai salah satu faktor yang memengaruhi harga saham maka peningkatan pembagian dividen merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan dari pemegang saham karena jumlah kas dividen yang besar adalah yang diinginkan oleh investor sehingga harga saham naik.

Faktor Eksternal

Selain faktor internal, faktor eksternal juga menjadi salah satu faktor yang menentukan naik atau turunnya harga saham suatu perusahaan di bursa saham. Faktor eksternal biasanya adalah faktor yang diluar kendali perusahaan dan sering disebut dengan systematic risk

Faktor eksternal bisa dikelompokkan menjadi 2 kelompok, faktor eksternal dari dalam negeri dan faktor eksternal dari luar negeri. Faktor eksternal biasanya berupa kebijakan pemerintah dan hukum permintaan serta penawaran atas harga barang yang ditunjukkan dengan inflasi dan valuta asing. 

Tingkat bunga adalah salah satu faktor eksternal yang cukup dominan dalam mempengaruhi bursa. Selain itu, kebijakan pemerintah tentang utang dan penurunan bursa lain, seperti bursa negara-negara maju juga bisa mempengaruhi harga saham. Menurut beberapa penelitian, bursa efek negara kita terintegrasi dengan bursa-bursa di negara-negara maju tersebut.

Tingkat Bunga

Tingkat buka akan memengaruhi harga saham dengan dua cara, yaitu memengaruhi persaingan di pasar modal dan memengaruhi laba perusahaan. Apabila suku bunga naik maka investor akan menjual sahamnya untuk ditukar dengan obligasi, sehingga akan berdampak pada penurunan harga saham. Dan sebaliknya apabila suku bunga menurun. Sedangkan karena bunga adalah biaya, maka suku bunga yang tinggi akan memengaruhi laba perusahaan menjadi rendah. Selain itu, suku bunga akan memengaruhi kegiatan ekonomi yang pada akhirnya juga berpengaruh pada laba perusahaan.

Jumlah laba yang didapat perusahaan

Seorang calon investor tentu akan memilih sebuah perusahaan yang menunjukkan prospek yang cerah dan memberikan profit yang cukup baik. Hal ini juga yang nantinya akan memengaruhi harga saham perusahaan tersebut.

Tingkat Resiko dan Pengembalian

Harga saham juga dipengaruhi oleh tingkat risiko dan proyeksi laba perusahaan tersebut. Umumnya, semakin tinggi risiko maka akan semakin tinggi juga tingkat pengembalian saham yang diterima.

Penurunan nilai bursa di negara lain, khususnya bursa di negara-negara maju

Penurunan bursa lain, seperti bursa negara-negara maju juga bisa memengaruhi harga saham ikut menjadi turun.

Daftar Pustaka

http://www.duniaprofesional.com/dunia-kerja/finance/ketahui-dulu-bahwa saham-bisa-naik-turun-sebelum membelinyasebagaiinvestasi/#sthash.hTjDHQM2.dpuf


Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.
-Nelson Mandela-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1. Mohon cantumkan sumber jika mengutip artikel
2. Share jika bermanfaat
3. Kritik, saran, dan pertanyaan Saudara sangat saya harapkan